π¦ππ§π¨ππππΌ.π°πΌ | ππ’πͺπ – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Al-Ikhsan, Jumat (11/9). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, bersama seluruh jajaran, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Narkotika Sungguminasa.
Mengusung tema βMeneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW: Menjaga Amanah, Menabur Kebaikan, Menguatkan Empati dan Saling Mendoakan,β peringatan Maulid berlangsung khidmat dan menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk kembali mengingat perjuangan, akhlak, serta keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Kalapas Moh. Ilham Agung Setyawan mengajak seluruh jajaran dan WBP untuk tidak menjadikan peringatan Maulid sekadar kegiatan seremonial, tetapi mengambil nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam kehidupan.
βRasulullah SAW telah memberikan teladan yang luar biasa dalam menjaga amanah, berbuat kebaikan, bersikap sabar dan menghargai sesama. Nilai-nilai tersebut harus kita implementasikan dalam kehidupan kita, termasuk dalam menjalani proses pembinaan di Lapas,β ujar Kalapas.
Ia juga mengaitkan keteladanan Rasulullah SAW dengan proses pembinaan WBP yang sedang dijalani. Menurutnya, masa menjalani pidana harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, membangun akhlak, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
βRasulullah mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang berakhlak dan dapat dipercaya. Karena itu, saya mengajak seluruh WBP untuk menjaga amanah selama menjalani pembinaan, menaati tata tertib, tidak melakukan pelanggaran, dan mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Jadikan masa di Lapas ini sebagai kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri,β lanjutnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Muh. Aswar Liwang. Dalam tausiyahnya, ia mengulas makna hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan.
Keteladanan Rasulullah SAW, mulai dari kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, kepedulian, hingga sikap saling menghargai, menjadi nilai penting yang relevan untuk diterapkan oleh setiap individu, termasuk dalam lingkungan pemasyarakatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Lapas Narkotika Sungguminasa pun diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan kepribadian WBP. Dengan menanamkan nilai keagamaan dan keteladanan Rasulullah SAW, diharapkan WBP semakin terdorong untuk meninggalkan perilaku negatif, menaati aturan, serta membangun karakter yang lebih baik sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.

